<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>diana story</title>
	<atom:link href="http://erisdiana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://erisdiana.wordpress.com</link>
	<description>diana story</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 11:44:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='erisdiana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>diana story</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://erisdiana.wordpress.com/osd.xml" title="diana story" />
	<atom:link rel='hub' href='http://erisdiana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>hatiku sudah penuh mencintainya</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/hatiku-sudah-penuh-mencintainya/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/hatiku-sudah-penuh-mencintainya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 11:44:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[love zone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[sebuah perasaan yang tidak bisa dibendung tatkala, kutatap sosoknya yang pasrah tanpa daya dalam lelapnya. Memejam dalam indah mimpinya, dengan sesekali terdengar kekehnya atau sekedar berkata tanpa arah. pada setiap malam yang datang, tak ingin aku melewatkannya meski hanya beberapa jam. naluriku selalu berkata, aku senantiasa ingin bersamanya. kutatap seluruh tubuhnya, kubelai lembut ujung kepalanya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=50&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah perasaan yang tidak bisa dibendung tatkala, kutatap sosoknya yang pasrah tanpa daya dalam lelapnya. Memejam dalam indah mimpinya, dengan sesekali terdengar kekehnya atau sekedar berkata tanpa arah.</p>
<p>pada setiap malam yang datang, tak ingin aku melewatkannya meski hanya beberapa jam. naluriku selalu berkata, aku senantiasa ingin bersamanya.</p>
<p>kutatap seluruh tubuhnya, kubelai lembut ujung kepalanya. tak tertahankan, akhirnya air mataku selalu saja tumpah dengan sempurna.</p>
<p>mengingat betapa terkadang aku kejam dalam mengasuhnya, terkadang aku begitu melampiaskan kejengkelanku hanya padanya.</p>
<p>dan pada setiap malamku, aku selalu berdoa, Tuhan &#8230; jadikan aku Ibu yang sempurna baginya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=50&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/hatiku-sudah-penuh-mencintainya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>karena setiap hati memiliki rahasia</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/karena-setiap-hati-memiliki-rahasia/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/karena-setiap-hati-memiliki-rahasia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 02:45:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[women mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[kala termangu dalam bisik hatiku, mata menatap jauh ke arah yang tak tentu, dan untaian kata terangkai tanpa terucap, nurani yang mendengar, betapa sejujurnya aku dalam segunung kegelisahan. kala bibir tak bisa mengucap, hanya menutup rapat tak berani berkata, karena hanya keluh gundah yang akan teruntai dari tiap ucapnya. karena hanya manusia, dan manusia biasa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=48&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kala termangu dalam bisik hatiku, mata menatap jauh ke arah yang tak tentu, dan untaian kata terangkai tanpa terucap, nurani yang mendengar, betapa sejujurnya aku dalam segunung kegelisahan.</p>
<p>kala bibir tak bisa mengucap, hanya menutup rapat tak berani berkata, karena hanya keluh gundah yang akan teruntai dari tiap ucapnya.</p>
<p>karena hanya manusia, dan manusia biasa, yang ada dengan segudang uji dan coba,</p>
<p>karena manusia tidak pernah meminta, untuk berada di dunia, tapi ada dan wajib menerima  coba, dengan syetan yang selalu menggoda, dan dosa yang siap mengantar manusia menuju neraka</p>
<p>andai hati bisa bersuara, maka manusia tidak ada rahasia,</p>
<p>gelisahku adalah rahasiaku, gundahku ada dalam benakku, karena hatiku ada dalam dadaku, maka rahasiaku aman di dalam tubuhku</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=48&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2010/09/07/karena-setiap-hati-memiliki-rahasia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tidak bisa menulis lagi</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2009/02/26/tidak-bisa-menulis-lagi/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2009/02/26/tidak-bisa-menulis-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 09:49:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[sejak sekarang, semakin sadar bahwa sudah tidak ada talenta untuk berkhayal dan menuangkannya dalam kertas angan-angan. semua jadi serba menakutkan, banyak hal menyenangkan sudah kutinggalkan, karena kegemaran pikiran yang sering melayang-layang menciptakan sebuah kejadian yang diharapkan&#8230; akhirnya, kutenggelamkan pikiran kepada banyak kajian tentang mencari kecerdasan dan pemahaman menuju kedewasaan semua salam kupertahankan, rasa, sayang, hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=42&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sejak sekarang, semakin sadar bahwa sudah tidak ada talenta untuk berkhayal dan menuangkannya dalam kertas angan-angan.</p>
<p>semua jadi serba menakutkan, banyak hal menyenangkan sudah kutinggalkan, karena kegemaran pikiran yang sering melayang-layang menciptakan sebuah kejadian yang diharapkan&#8230;</p>
<p>akhirnya, kutenggelamkan pikiran kepada banyak kajian tentang mencari kecerdasan dan pemahaman menuju kedewasaan</p>
<p>semua salam kupertahankan, rasa, sayang, hanya bisa dipendam selama jaman.</p>
<p>kegelisahan beriring bergulir menjadi kegembiraan.</p>
<p>tidak memudar, hanya berpindah pada aliran yang tihentikan.</p>
<p>(ngomong opo sih???)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=42&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2009/02/26/tidak-bisa-menulis-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>surat</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2008/02/29/surat/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2008/02/29/surat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 09:53:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[women mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[baiklah, sikapmu dan pilihan kata-kata yg kau berikan kepadaku beberapa hari terakhir telah berhasil melahirkan pemikiran lama yg pernah kukandung selama ini. sesungguhnya, rencana pertemuan kali ini, salah satunya adalah membahas tentang hal tersebut. tapi apa daya jika sesuatu yg terjadi dgn tiba-tiba dan tidak bisa dihindari selama ini aku selalu menganggap dirimu, sosokmu, jiwamu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=34&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>baiklah, sikapmu dan pilihan kata-kata yg kau berikan kepadaku beberapa hari terakhir telah berhasil melahirkan pemikiran lama yg pernah kukandung selama ini. sesungguhnya, rencana pertemuan kali ini, salah satunya adalah membahas tentang hal tersebut. tapi apa daya jika sesuatu yg terjadi dgn tiba-tiba dan tidak bisa dihindari</p>
<p>selama ini aku selalu menganggap dirimu, sosokmu, jiwamu, kepribadianmu, dan semua yg ada pada dirimu adalah baik. dan aku selalu ingin menganggapnya demikian selama waktu tetap bergulir.</p>
<p>selamat. karena kamu mampu mengarahkan pemikiranku sesperti yang kamu mau.</p>
<p>semalaman berpikir keras utk membuat satu kalimat dan memikirkan satu langkah yg mungkin bisa dilakukan. tentang dirimu dan diriku.</p>
<p>satu hal yg ingin kusampaikan, terinspirasi oleh sikap dan semua rantai kalimat pilihanmu, yg membuat diriku tidak nyaman seperti sebelum2nya. mungkin aku yg memulai adanya cukilan-cukilan sakit di hati dari kalimat2 yg kita lontarkan satu sama lainnya.</p>
<p>dan jika hanya sakit yg bisa dirasakan, sakit yg berbeda dari yang sudah dialami. aku berpikir bahwa, sebaiknya disudahi saja sebelum dirimu semakin merajalela melancarkan kutipan-kutipan yang membuatku mati kata dan sebelum panah bisamu mengalirkan racun dalam tubuhku dan membuat aku sakit.</p>
<p>jika kamu sependapat dengan diriku, jangan kamu memaksa aku untuk merubah pandanganku terhadap dirirmu. tetaplah menjadi sosok yg baik untukku dan untuk semuanya yg menyayangi dan engkau sayangi. jangan torehkan luka yg membekas di hatiku. biarkan aku tetap memiliki satu ruang kosong untuk kamu tempati. meski di sisi lain kamu ingin menutup dan mengakhiri cerita yang sangat membingungkan ini.</p>
<p>berikan aku sikapmu yang sederhana. sampaikan kalimatmu untuk telingaku dengan sederhana, seperti aku memandang segala sesuatu dgn bentuk yg sederhana. jangan berikan aku pancingan2 yg akan membuatku berpikir yg tidak diinginkan. hanya akan membentuk luka.</p>
<p>apakah cerita ini akan diselesaikan?</p>
<p>jika iya, aku lebih memilih masing-masing pemerannya membawa sebuah kenangan manis yg tidak terlupakan. aku ingin pembacanya memiliki satu kenangan manis ketika membaca cerita atau menonton filmnya.</p>
<p>aku tidak ingin ada luka yg dibuat diakhir cerita. aku tidak ingin menimbulkan sakit, karena sudah ada sakit di awal cerita. jangan ada sakit yg lain. menjadi komplikasi. dan susah obatnya. paling-paling solusinya secara umum adalah menunggu mati.</p>
<p>pokoknya, aku mau ceritanya tidak ada yg terluka. walau disini, pemeran utama wanitanya sudah terkena sabetan senjata dari pemeran utama laki-lakinya. pemeran wanitanya sempat terkejut, kesakitan dan sedih tentunya. tapi karena dia adalah perempuan yg cukup bijaksana dan berpikrian dewasa serta cerdas dan bersahaja, maka dia menganggap itu bukanlah satu kesengajaan. walau di dasar hatinya yg paling dalam, sikap waspada dan kehati-hatian. karena perempuan itu sudah cukup menyimpan banyak luka.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=34&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2008/02/29/surat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NO PLACE 4ME NO PLACE 4US</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2008/01/15/no-place-4me-no-place-4us/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2008/01/15/no-place-4me-no-place-4us/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 08:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[just me]]></category>
		<category><![CDATA[love & lust]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2008/01/15/no-place-4me-no-place-4us/</guid>
		<description><![CDATA[hatiku jengkel, dadaku panas dan akhirnya aku memilih diam.aku berpikir hal apa yang bisa kulakukan untuk meredam gejolak kejengkelan ini. kurapikan meja belajar jaman kuliahku dulu, mencoba mencari media untuk mencoret-coretkan kekesalanku secara tradisional. Kubuka tumpukan buku-buku jam sekolah hingga kuliah, penuh debu dan ngengat.Terlihat sebuah agenda jelek beraroma &#8216;apek&#8217; berdiri miring diantara tumpukan diktat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=33&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hatiku jengkel, dadaku panas dan akhirnya aku memilih diam.aku berpikir hal apa yang bisa kulakukan untuk meredam gejolak kejengkelan ini. kurapikan meja belajar jaman kuliahku dulu, mencoba mencari media untuk mencoret-coretkan kekesalanku secara tradisional.</p>
<p>Kubuka tumpukan buku-buku jam sekolah hingga kuliah, penuh debu dan ngengat.Terlihat sebuah agenda jelek beraroma &#8216;apek&#8217; berdiri miring diantara tumpukan diktat yang usang. Kuambil dan kuperhatikan sampulnya yang masih utuh, kertas-kertasnya yang masih baik dan cukup banyak untuk menyimpan umpatan serta keluh kesahku.Segera kucari pena, kutarik sebuah kursi dan mulai kutumpahkan perasaanku yang mulai mencair pada buku dan pena yang kutemukan.</p>
<p>media-media penulisan di luar diary ini cukup membuat kepalaku pusing tujuh keliling. seperti kriminil, semua alat curhatku di sabotase, di sadap dan diinterogasi. mulai dari pc di kamar pribadi, kunjungan ke warung internet, hingga media paling pribadi yang kumiliki (baca: komunikator), semua tidak lepas dari pantauan dan serentetan pertanyaan yang membuat aku terpaksa menyusun alasan kosong.</p>
<p>aku mencoba kembali melemaskan jari0jariku mengisi diary jelek ini, seperti masa-masa esempe. tak lupa dengan sebuah catatan ketidakamanan. aku takut, aku enggan, aku khawatir ada orang lain yang membacanya sebelum aku siap untuk mempublish di duniaku (dimana tak seorangpun yang akan menaruh curiga dan bertanya-tanya mengenai hubungan dan latar belakang tulisan-tulisan jelekku).</p>
<p>bahkan aku sering berpikir, tidak ada seorangpun di duniaku ini yang cukup memahami bahwa privacy itu penting adanya. benda pribadi &#8216;secret&#8217; adanya. dan bahwa seorang manusia senantiasa membutuhkan beberapa waktu dan kesendiriannya. bahwa seorang dewasa masihd an selalu menginginkan dunianya sendiri diantara dunia bersama.</p>
<p>di sisi lain, hari-hari duniaku semakin sempit kurasakan. tidak terdapat ruang gerak dan ruang kebebasan berkespresi untuk aku berbuat dan berpikir sesuai keinginan dan gayaku, berdasar apapun yang terlintas dipikiranku. dimana orang dewasa lain tidak perlu bertanya mengenai kepentinganku ,elakukan ini dan melakukan itu. bertindak beginid an bertindak begitu.</p>
<p>melakukan hal-hal yang kusukai sesuai bisikan dihatiku merupakan satu hal yang paling kugemari (dan kalian gemari), walau kita tahu hal itu cukup dapat mengganggu kenyamanan berpikir orang selain diri kita.</p>
<p>beri aku waktu, beri aku ruang untuk aku bergerak dan menikmati pola nafasku, melanjutkan mimpi-mimpi yang tidak bertuan di pikiran dan benakku.</p>
<p>menangis, bercucuran air mata, tersedu dan menggugu&#8230;hiks hiks hiks..mungkin bisa membuatku nyaman dan sedikit lega untuk saat ini</p>
<p><em>aku hanya ingin memeluk cinta di duniaku. merengkuh mimpi dalam imajinasiku. dan menggapai kenikmatan dengan tulisanku. tentang kebohongan perasaan dan rayuan gombal buah pikiranku. membuat prakarya cinta, menuangkan hasrat berbentuk tulisan jelek dan kata yang tidak berarti menjadi kalimat kosong yang panjang dan tidak pernah berhenti.</em></p>
<p><em>aku dengan imajinasi dan tikungan liar yang terpendam. membuai aku dalam angan-angan yang dikekang dalam rantai kosong, terikat erat dalam kaidah norma dan susila.</em></p>
<p>jika kusebut tidak ada tempat untuk tulisanku, maka hanya ada hati dan kepala sebagai penyimpan seribu cerita yang tersimpan. berkelana mencari nafas damai untuk sekedar melangkah dan melenggang, bertutur tentang kisah mimpi yang dibatasi dan diwariskan.</p>
<p>aku masih berjalan mencari tempatku. untuk dapat merasa aman meletakkan dan menyimpan benih-benih khayalanku hingga lahir sebuah cerita panjang untuk kunikmati kembali bila gelap telah mendatangi.</p>
<p align="left"><em>beri aku sebuah sandaran, karena aku masih lelah</em></p>
<p align="left"><em>beri aku jalan, karena aku ingin melangkah</em></p>
<p align="left"><em>beri aku ruang, karena aku butuh untuk sendiri bermain, mencari, menanti, merangkai cerita dalam hati</em></p>
<p align="left"><em>beri aku pena untuk kugerakkan, </em><em>beri aku kertas untuk kutulis </em></p>
<p align="left"><em>beri aku sentuhan untuk menghidupkan hawa-hawa gairahku dalam impian yang kutahan</em></p>
<p align="left"><em>beri aku sedikit saja ruang kebebasan dari seluruh kehidupan yang sudah kau ambil secara perlahan </em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=33&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2008/01/15/no-place-4me-no-place-4us/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Moon..august</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/21/my-moonaugust/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/21/my-moonaugust/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 09:46:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[women mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/21/my-moonaugust/</guid>
		<description><![CDATA[Bulan yang manis. Negeriku merayakan kemerdekaannya dan aku juga merayakan hari kelahiranku. Banyak perayaan yang terjadi di bulan ini, ada pawai ada karnaval dan ada upacara, dimana kita diberi kesempatan untuk mengingat kembali jasa-jasa para pendahulu kita yang dengan gagah dan beraninya maju ke medan laga demi memperjuangkan hak dan kebebasan. Tetapi, terkadang saya berpikir, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=32&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bulan yang manis. Negeriku merayakan kemerdekaannya dan aku juga merayakan hari kelahiranku.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Banyak perayaan yang terjadi di bulan ini, ada pawai ada karnaval dan ada upacara, dimana kita diberi kesempatan untuk mengingat kembali jasa-jasa para pendahulu kita yang dengan gagah dan beraninya maju ke medan laga demi memperjuangkan hak dan kebebasan. Tetapi, terkadang saya berpikir, saya sudah berbuat apa di dunia yang (katanya) sudah merdeka ini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya bisa menempuh pendidikan hingga di tingkat yang saya inginkan, saya bisa bebas berjalan-jalan dan membelanjakan uang hasil kerja saya dengan leluasa, dan saya bisa bekerja dengan baik tanpa adanya rasa was-was akan perang. Tapi benarkah??? </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Setelah para pendahulu kita berjuang, berperang, dan dengan nyali besar mempertaruhkan nyawanya demi bangsa dan kelangsungan hidup anak cucu mereka&#8230;dengan harapan keturunan mereka dapat berjalan gagah dalam pembangunan diri dan bangsa menuju kebaikan dan dengan bebas mengutarakan buah pendapat serta hasil pemikiran mereka..apakah sudah demikian tercapainya bagi kita (bagi anak cucu dan keturuan para pejuang yang tidak sempat menorehkan nama dan jasa-jasa mereka di buku-buku sekolah dan dihafal oleh semua anak didik di negeri ini) ???? Sudah terapaikah angan-angan mereka???</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Merdeka, bebas, tidak terjajah, dan tidak berperang menggunakan bambu runcing (dan senjata sejenisnya)&#8230;tidak perlu bergerilya untuk membunuh sesama manusia yang dibedakan oleh seragam dan bendera&#8230;itulah kita saat ini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tetapi&#8230;takabur..(dan entah apa sebutan yang pantas digunakan), jika ada satu manusia yang merasa lebih berkuasa terhadap manusia lainnya. Ketika dunia sudah memasuki era materialistis yang tidak bisa ditoleransi dan menipisnya sikap realistis serta prasangka buruk kepada sesama manusia (sebangsa). Apa yang mau di cari??? UANG??? KEKUASAAN ??? PENGAKUAN ??? PENGHARGAAN ??? KEHORMATAN??? JAMINAN KEMAKMURAN DI HARI TUA??? WARIS<span style="text-transform:uppercase;">AN UNTUK ANAK CUCU???</span></span><span style="font-size:10pt;text-transform:uppercase;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;text-transform:uppercase;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;text-transform:uppercase;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;text-transform:uppercase;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=32&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/21/my-moonaugust/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>untuk t e m a n</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/untuk-t-e-m-a-n/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/untuk-t-e-m-a-n/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 17:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/untuk-t-e-m-a-n/</guid>
		<description><![CDATA[malam yang penuh lampion kemerdekaan ini, dimana rasa letih, lelah dan kantuk yang tidak kunjung datang, di waktu yang sudah lewat dari jam 12 malam, ku teringat pada seorang teman&#8230;dan kuingin mengucapkan terimakasih dengan panjang, sepanjang ingatanku kepadanya. sejauh pikiranku yang senantiasa tiada pernah lepas dari dirinya. terimakasih atas dorongan dan motivasinya yang sudah ribuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=30&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>malam yang penuh lampion kemerdekaan ini, dimana rasa letih, lelah dan kantuk yang tidak kunjung datang, di waktu yang sudah lewat dari jam 12 malam, ku teringat pada seorang teman&#8230;dan kuingin mengucapkan terimakasih dengan panjang, sepanjang ingatanku kepadanya. sejauh pikiranku yang senantiasa tiada pernah lepas dari dirinya.</p>
<p>terimakasih atas dorongan dan motivasinya yang sudah ribuan kali ditujukan kepadaku, agar aku senantiasa bisa menuliskan apapun yang ingin kutulis, keep writing and i ll stay to reading&#8230;mungkin demikian bunyi pesan yang disampaikannya, dan terimaksih untuk waktu-waktu yang bisa dilewati bersama, membaca, mencibir, memuji, dan memahami serta mengkomentari dengan atau tanpa kata-kata yang pantas dan tidak pantas&#8230;</p>
<p>terimakasih untuk selalu menginspirasi dan memberi ide-ide buruk dan ide-ide manisnya, untuk semua kekacauan yang pernah ditimbulkan, untuk perhatian-perhatian kecil yang berefek besar, untuk senyum dan kenakalannya, untuk semua usaha dan susahnya, untuk keringat dan salivanya&#8230;</p>
<p>untuk semua ide kreatifnya yang sudah mulai menurun (karena ternyata terdapat bocah kecil dalam tubuhnya yang dewasa), atau karena usianya yang sudah mulai uzur&#8230;</p>
<p>tapi aku akan selalu menyukai semua caranya, semua ide kreatifnya, semua lagu-lagunya, semua kalimat yang sudah dicomotnya dari sana dan dari sini, semua usaha kreatifnya untuk menunjukkan kekreatifannya&#8230;</p>
<p>terimakasih&#8230;dan aku selalu menunggu gebrakan-gebrakanmu selajutnya (itupun jika kamu masih memiliki kemampuan untuk menggebrak   t e m a n . . . )</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=30&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/untuk-t-e-m-a-n/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>vir &amp; genere &#8230; (v i r g i n)</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/vir-genere-v-i-r-g-i-n/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/vir-genere-v-i-r-g-i-n/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 17:24:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[women mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/vir-genere-v-i-r-g-i-n/</guid>
		<description><![CDATA[Malam yang menarik, setelah membaca sebuah majalah perempuan dengan artikel tentang Virginity, aku jadi lebih terbuka dalam memahami permasalah perempuan lain di permukaan bumi ini dalam menyikapi arti sebuah keperawanan.Yah&#8230;masih terdengar ‘tabu’ untuk menuliskannya, tapi tema ini yang mengganggu pikiranku yang ingin kubicarakan dengan teman-teman yang lain.  Dalam dunia (yang katanya moderen) ini, berbagai sikap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=29&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Malam yang menarik, setelah membaca sebuah majalah perempuan dengan artikel tentang Virginity, aku jadi lebih terbuka dalam memahami permasalah perempuan lain di permukaan bumi ini dalam menyikapi arti sebuah keperawanan.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Yah&#8230;masih terdengar ‘tabu’ untuk menuliskannya, tapi tema ini yang mengganggu pikiranku yang ingin kubicarakan dengan teman-teman yang lain.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dalam dunia (yang katanya moderen) ini, berbagai sikap telah ditunjukkan untuk menghadapi fenomena tentang keperawanan&#8230;.mataku beberapa kali terbeliak dan senyumku mengembang cukup lebar memenuhi kuota mulutku yang tergolong sedang cenderung kecil.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ada 3 opini tentang keperawanan yang konon memiliki arti sebagai sesuatu yang diciptakan untuk suami atau harus diserahkan untuk suami kelak. Ditinjau dari sudut pengertian bahasa latinnya di abad ke -13 yaitu virgin dari vir = pria/suami dan genere = diciptakan. Para pria boleh berbangga dengan pengertian tersebut.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Opini pertama tentang perasaan seorang perempuan (Jawa) yang merasa tertekan dengan segala aturan<span>  </span>yang mengikat hidupnya, yang menciptakan dirinya sebagai perempuan pendiam dan penurut hingga jiwa memberontak mulai dia rasakan sejak di bangku SMA. Tidak boleh manjalin kasih (pacaran), merasa kurang dalam pergaulan dan merasa ketinggalan jaman. Yang pada akhirnya memutuskan melepas keperawanan pada kekasihnya dan merasa lebih bebas, lebih pecaya diri, lebih riang dan lebih bisa mengenali dirinya sendiri. Terlepas dari sikap free seks yang semakin banyak dilakoni oleh remaja dewasa ini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Opini kedua dari seorang perempuan yang dibesarkan bukan dari keluarga konvensional, sehingga memperoleh pengetahuan seks dan seluk beluknya dari orangtua yang menydari tidak bisa menghentikan pertumbuhan seorang anak menjadi remaja dan menuju dewasa. Pemahamannya tentang seks sangat baik yang membawanya pada prinsip tidak melakukan hubungan seks interocouse meski yang bersangkutan adalah sexually active, dan masih perawan hingga opini dibuat. Banyak jalan menuju roma, begitu pula banyak cara menuju kepuasan seksual tanpa harus melakukan skes intercouse.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Opini ketiga muncul dari seorang pria yang kerap gonta ganti pasangan dengan gaya hidup layaknya manusia dewasa jaman sekarang. Perempuan, cinta dan seks di luar nikah. Toh, pria ini masih mengharap (dengan sangat ) mendapatkan seorang isteri yang perawan atau paling tidak memiliki pembawaan seorang perawan&#8230;</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Hhhh&#8230;cukup heran sekaligus cukup terbuka mata dan pikiran saya setelah mencermati pandangan-pandangan tersbut. Dimana sisi konvensional saya masih melekat kuat, tetapi di sisi lain pemikiran moderenpun telah menghampiri dan membuat saya cukup bertoleransi dengan kondisi dan situasi di jaman ini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya setuju dengan pemikiran bahwa keperawanan diberikan kepada suami melalui berbagai ritual dan upacara yang biasa disebut dengan pernikahan. Sebagai orang yang dibesarkan dan hidup di lingkungan dengan adat istiadat dan budaya yang masih berlaku, saya akan menghargai prinsip seks after married.Disekitar saya, sudah cukup banyak remaja dewasa yang melakukan hubungan seks sebelum menikah, melepas keperawanan sejak usia dini ( satuan belasan tahun), dan saya menemukan jurnal dan artikel yang mengungkap resiko-resiko yang menyerang organ-organ kewanitaan bagi pelaku seks usia dini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Bagi saya, keputusan mempertahankan keperawanan hingga menikah masih merupakan <span> </span>keputusan yang terbaik. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">(majalah yang menginspirasi Indonesia’s Leading Fashion &amp; Beauty Magazine FEMALE edisi Agustus 2007)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=29&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/vir-genere-v-i-r-g-i-n/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MOODY</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/moody/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/moody/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2007 06:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[just me]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/moody/</guid>
		<description><![CDATA[siang ini, bete abis. banyak hal yang menyulut api emosi di hati di dalam dadaku yg terlindungi oleh tulang-tulang beraturan dan terbungkus sempurna oleh daging dan dikemas oleh kulit yang berwarna putih dan bertekstur halus. detak jantung serasa terdengar hingga telingaku yang beranting bundar oleh emas putih, nafas memburu oleh nafsu amarah yang masih bisa kutahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=27&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>siang ini, bete abis. banyak hal yang menyulut api emosi di hati di dalam dadaku yg terlindungi oleh tulang-tulang beraturan dan terbungkus sempurna oleh daging dan dikemas oleh kulit yang berwarna putih dan bertekstur halus. detak jantung serasa terdengar hingga telingaku yang beranting bundar oleh emas putih, nafas memburu oleh nafsu amarah yang masih bisa kutahan (karena masih di kantor)&#8230;dan sangat tidak nyaman bekerja dalam kondisi yang memuncak oleh emosi, amarah, dan angkara murka&#8230;dalam kondisi seperti ini, tega-teganya ada seorang teman yang mengatakan bahwa aku adalah mahkuk moody, mending modis&#8230;aku berpikir..bahwa semua orang memiliki bakat untuk moody alias gampang mood jadi buruk gampang mood jadi baik&#8230;semua orang  memilikinya, dan moody itu hal yg cukup wajar dialami oleh setiap insan di muka bumi ini. siang yang seharusnya menjadi siang yang manis (setalah sepagian bete dengan segala hal), menjadi siang yang paling menjengkelkan&#8230;</p>
<p>sekarang tentang moody&#8230;kubertanya pada teman-teman semua, dalam 24 jam seorang manusia dewasa biasa menemui berapa banyak orang, masalah, hal, dan dihadapkan pada berapa banyak kondisi??? jika seseorang mengatakan orang lain Moody..seharusnya perlu juga orang itu menanyakan pada dirinya sendiri, cukup moody kah dirinya?? atau dia hanya bisa melihat orang lain tanpa melihat terlebih dahulu seberapa moodykah dirinya&#8230;????</p>
<p>tulisan yang mengangkat tema moody ini, kutujukan pada banyak orang, teman, sahabat, kerabat&#8230;terutama spesial sekali untuk seseorang yang telah mengatakan dan menyebutku MOODY&#8230;!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=27&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/14/moody/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Healthy KISS&#8217;</title>
		<link>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/11/healthy-kiss/</link>
		<comments>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/11/healthy-kiss/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 10:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
				<category><![CDATA[love & lust]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/11/healthy-kiss/</guid>
		<description><![CDATA[ciuman dikatakan bisa menjadi meditasi sensual. pikiran akan terasa berhenti, kecemasan padam dan perasaan membumbung saat berciuman. kondisi tersebut bisa menimbulkan beberapa perubahan fisik logis, seperti meditasi&#8230; berciuman dengan orang lain samadengan memasuki ruang personal lain yang bisa diartikan sebagai rasa mempercayai, menerima, mempelajari kebiasaan orang tersebut.menyentuh, mencium, merasakan, menggigit, menjilat dan melihat ekspresi wajah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=26&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ciuman dikatakan bisa menjadi meditasi sensual. pikiran akan terasa berhenti, kecemasan padam dan perasaan membumbung saat berciuman. kondisi tersebut bisa menimbulkan beberapa perubahan fisik logis, seperti meditasi&#8230;<br />
berciuman dengan orang lain samadengan memasuki ruang personal lain yang bisa diartikan sebagai rasa mempercayai, menerima, mempelajari kebiasaan orang tersebut.menyentuh, mencium, merasakan, menggigit, menjilat dan melihat ekspresi wajah untuk mempelajari status kesehatan&#8230;<br />
berciuman samadengan kontekstual, sebuah ciuman bisa menjadi media seksual yang liar, romantis atau memuaskan secara mendalam karena menegaskan sebuah kedekatan</p>
<p>FIRST KISS&#8230;<br />
mencium orang untuk kali pertama akan menciptakan situasi yang menakjubkan&#8230;kedekatan, kehangatan, melayang, nafsu, kebutuhan cinta yang romantis, perasaan mabuk, senang berlebihan, mengakibatkan tidak bisa tidur, hilang nafsu makan, dan saat bertemu akan muncul yang namanya kedekatan cinta baru&#8230;LOVE&#8230;DESIRE&#8230;KISS&#8230;MISS</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erisdiana.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erisdiana.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erisdiana.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erisdiana.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erisdiana.wordpress.com&amp;blog=940194&amp;post=26&amp;subd=erisdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erisdiana.wordpress.com/2007/08/11/healthy-kiss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/da79ec6a34a8d08086057ecf7483d024?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">erisdiana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
