sebuah perasaan yang tidak bisa dibendung tatkala, kutatap sosoknya yang pasrah tanpa daya dalam lelapnya. Memejam dalam indah mimpinya, dengan sesekali terdengar kekehnya atau sekedar berkata tanpa arah.
pada setiap malam yang datang, tak ingin aku melewatkannya meski hanya beberapa jam. naluriku selalu berkata, aku senantiasa ingin bersamanya.
kutatap seluruh tubuhnya, kubelai lembut ujung kepalanya. tak tertahankan, akhirnya air mataku selalu saja tumpah dengan sempurna.
mengingat betapa terkadang aku kejam dalam mengasuhnya, terkadang aku begitu melampiaskan kejengkelanku hanya padanya.
dan pada setiap malamku, aku selalu berdoa, Tuhan … jadikan aku Ibu yang sempurna baginya.