sejak sekarang, semakin sadar bahwa sudah tidak ada talenta untuk berkhayal dan menuangkannya dalam kertas angan-angan.
semua jadi serba menakutkan, banyak hal menyenangkan sudah kutinggalkan, karena kegemaran pikiran yang sering melayang-layang menciptakan sebuah kejadian yang diharapkan…
akhirnya, kutenggelamkan pikiran kepada banyak kajian tentang mencari kecerdasan dan pemahaman menuju kedewasaan
semua salam kupertahankan, rasa, sayang, hanya bisa dipendam selama jaman.
kegelisahan beriring bergulir menjadi kegembiraan.
tidak memudar, hanya berpindah pada aliran yang tihentikan.
(ngomong opo sih???)