Bulan yang manis. Negeriku merayakan kemerdekaannya dan aku juga merayakan hari kelahiranku. Banyak perayaan yang terjadi di bulan ini, ada pawai ada karnaval dan ada upacara, dimana kita diberi kesempatan untuk mengingat kembali jasa-jasa para pendahulu kita yang dengan gagah dan beraninya maju ke medan laga demi memperjuangkan hak dan kebebasan. Tetapi, terkadang saya berpikir, saya sudah berbuat apa di dunia yang (katanya) sudah merdeka ini. Saya bisa menempuh pendidikan hingga di tingkat yang saya inginkan, saya bisa bebas berjalan-jalan dan membelanjakan uang hasil kerja saya dengan leluasa, dan saya bisa bekerja dengan baik tanpa adanya rasa was-was akan perang. Tapi benarkah??? Setelah para pendahulu kita berjuang, berperang, dan dengan nyali besar mempertaruhkan nyawanya demi bangsa dan kelangsungan hidup anak cucu mereka…dengan harapan keturunan mereka dapat berjalan gagah dalam pembangunan diri dan bangsa menuju kebaikan dan dengan bebas mengutarakan buah pendapat serta hasil pemikiran mereka..apakah sudah demikian tercapainya bagi kita (bagi anak cucu dan keturuan para pejuang yang tidak sempat menorehkan nama dan jasa-jasa mereka di buku-buku sekolah dan dihafal oleh semua anak didik di negeri ini) ???? Sudah terapaikah angan-angan mereka??? Merdeka, bebas, tidak terjajah, dan tidak berperang menggunakan bambu runcing (dan senjata sejenisnya)…tidak perlu bergerilya untuk membunuh sesama manusia yang dibedakan oleh seragam dan bendera…itulah kita saat ini. Tetapi…takabur..(dan entah apa sebutan yang pantas digunakan), jika ada satu manusia yang merasa lebih berkuasa terhadap manusia lainnya. Ketika dunia sudah memasuki era materialistis yang tidak bisa ditoleransi dan menipisnya sikap realistis serta prasangka buruk kepada sesama manusia (sebangsa). Apa yang mau di cari??? UANG??? KEKUASAAN ??? PENGAKUAN ??? PENGHARGAAN ??? KEHORMATAN??? JAMINAN KEMAKMURAN DI HARI TUA??? WARISAN UNTUK ANAK CUCU???
perjuangan …
agaknya itu yang harus kita tampakkan kali ini..
kita tunjukkan seperti apa sebuah perjuangan..
perjuangan atas apa yang harusnya kita dapatkan…
perjuangan atas apa yang telah direnggut dari kita.
karena sebuah prasangka..yang berkembang menjadi duga
duga yang digali kembali dan membuahkan dakwa..
dakwa yang dijatuhkan dengan berdasarkan fakta..
fakta yang mana?
kaburkah fakta yang ada?
ato sejelas itukah fakta?
bukan hanya bambu runcing, ato sesederhana kepalan tangan..
simpan itu di dalam otak (seperti saranmu)
munculkan saat diperlukan!, saat yang tepat untuk sebuah “ledakan”
ledakan perubahan..
kini menyalurkan energi tersebut dalam sebuah karya, karya untuk pembuktian..
bila .. kita adalah korban maka kita akan tampil kembali sebagai pemenang..hanya masalah waktu
bila .. kita terhukum, kita akan terentas kembali dengan hikmah baru
bila .. dan hanya jika bila kita bisa ..
u ‘ll still my pool on an august day..:)
just wait for the blast…..
not the emotional blast
but the intelectual one ….:)
Kok sepi .. mana posting nya .. Ayo Terus MENULIS. tanggal 29 Desember kemaren Komunitas Blogger Malang sudah diresmikan lho .. nanti kalau ada kegiatan ikutan ya
biar nambah komunitas Blogger Ngalam terutama yang cewek :-p