siang ini, bete abis. banyak hal yang menyulut api emosi di hati di dalam dadaku yg terlindungi oleh tulang-tulang beraturan dan terbungkus sempurna oleh daging dan dikemas oleh kulit yang berwarna putih dan bertekstur halus. detak jantung serasa terdengar hingga telingaku yang beranting bundar oleh emas putih, nafas memburu oleh nafsu amarah yang masih bisa kutahan (karena masih di kantor)…dan sangat tidak nyaman bekerja dalam kondisi yang memuncak oleh emosi, amarah, dan angkara murka…dalam kondisi seperti ini, tega-teganya ada seorang teman yang mengatakan bahwa aku adalah mahkuk moody, mending modis…aku berpikir..bahwa semua orang memiliki bakat untuk moody alias gampang mood jadi buruk gampang mood jadi baik…semua orang memilikinya, dan moody itu hal yg cukup wajar dialami oleh setiap insan di muka bumi ini. siang yang seharusnya menjadi siang yang manis (setalah sepagian bete dengan segala hal), menjadi siang yang paling menjengkelkan…
sekarang tentang moody…kubertanya pada teman-teman semua, dalam 24 jam seorang manusia dewasa biasa menemui berapa banyak orang, masalah, hal, dan dihadapkan pada berapa banyak kondisi??? jika seseorang mengatakan orang lain Moody..seharusnya perlu juga orang itu menanyakan pada dirinya sendiri, cukup moody kah dirinya?? atau dia hanya bisa melihat orang lain tanpa melihat terlebih dahulu seberapa moodykah dirinya…????
tulisan yang mengangkat tema moody ini, kutujukan pada banyak orang, teman, sahabat, kerabat…terutama spesial sekali untuk seseorang yang telah mengatakan dan menyebutku MOODY…!